Senin, 15 Januari 2024

BAB II - SOP - ASUHAN KEHAMILAN



Asuhan kehamilan adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh bidan atau tenaga kesehatan lainnya untuk memantau kemajuan kehamilan, memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin, serta meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental dan sosial ibu dan bayi. 

Asuhan kehamilan meliputi pengumpulan data subjektif dan objektif, diagnosis kehamilan, dan pengkajian risiko kehamilan. selain itu, asuhan kehamilan juga mencakup persiapan persalinan, persiapan menyusui, dan persiapan keluarga. 

Dibawah ini adalah SOP tentang Asuhan Kehamilan yang saya ketik ulang dalam bentuk word yang bisa di download sehingga dapat diedit kembali sesuai kebutuhan klinik, puskesmas atau rumah sakit masing-masing. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu. 
  1. SOP - ANAMESIS IBU HAMIL KUNJUNGAN PERTAMA
  2. SOP - ANAMESIS IBU HAMIL KUNJUNGAN ULANG
  3. SOP - IMUNISASI TETANUS TOXOID - TT
  4. SOP - PEMERIKSAAN ABDOMEN PADA IBU HAMIL
  5. SOP - PEMERIKSAAN BIMANUAL - Trimester Pertama
  6. SOP - PEMERIKSAAN DENYUT JANTUNG JANIN - DJJ
  7. SOP - PEMERIKSAAN FISIK IBU HAMIL - KUNJUNGAN AWAL
  8. SOP - PEMERIKSAAN GENETALIA LUAR
  9. SOP - PEMERIKSAAN GLUKOSA URINE - METODE BENEDICT
  10. SOP - PEMERIKSAAN KADAR Hb - METODE SAHLI
  11. SOP - PEMERIKSAAN PENGGUNAAN SPEKULUM
  12. SOP - PEMERIKSAAN PROTEIN URINE - METODE ASAM ASETAT
  13. SOP - PEMERIKSAAN REFLEKS PATELA
  14. SOP - PEMERIKSAAN TINGGI FUNDUS UTERI - TFU
  15. SOP - PENGUKURAN LINGKAR LENGAN ATAS - LILA
  16. SOP - SENAM HAMIL

Minggu, 14 Januari 2024

Cara Membuat Gantungan Kunci / Tas


Membuat gantungan kunci dari manik-manik sebenarnya sangatlah mudah. Untuk membuat gantungan kunci yang lebih menarik, gunakan manik-manik berbagai ukuran dan warna. Hal ini akan membuat gantungan kunci terlihat lebih bervariasi dan menarik.

Hal-hal yang harus dilakukan dalam membuat gantungan kunci / tas :

1. Persiapkan Alat 
    -  Tang jepit
    -  Gunting
2. Persiapkan Bahan 
    -  Manik-manik berbagai variasi
    -  Gantungan kunci
    -  Senar / benang
    -  Kodokan
    -  Ring bulat
3. Masukkan manik-manik ke benang / senar / tali 
4. Susun sesuai selera
5. Satukan benang / senar / tali dengan kodokan
6. Sambungkan gantungan kunci dan ronce manik-manik dengan menggunakan ring bulat

Membuat gantungan kunci dari manik-manik bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan kreatif. Dengan alat dan bahan yang sederhana, Anda bisa membuat gantungan kunci yang unik dan menarik. Jangan lupa untuk mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas dan menambahkan hiasan lainnya agar gantungan kunci terlihat lebih menarik.

Gantungan kunci juga bisa dimanfaatkan sebagai gantungan tas. Gantungkan pada resleting tas maka akan menambah cantik tas yang akan dipakai. 

Contoh 1

Contoh 2

Contoh 3






Kamis, 11 Januari 2024

Bunga Tali Kur - Kerajinan Tangan Simpel dan Mudah


Penggunaan tali kur memungkinkan untuk beragam keperluan, maka tak heran jika ukuran yang ada juga beragam, mulai dari diameter kecil, sedang hingga besar. Selain ukuran, warnanya juga ada berbagai jenis. Anda bisa pilih mulai dari yang cerah hingga warna-warna pastel.

Banyak yang menggunakan tali kur sebagai bahan utama pembuatan tas jika si pembuat piawai mengkombinasikan warna-warna yang ada. Proses pembuatan kerajinan (terutama tas) berbahan tali kur memang terbilang rumit, namun disitulah letak kelebihannya.

Dari potongan tali kur dalam pembuatan tas kemungkinan ada sisa-sisa potongan yang pendek. Ini juga dapat dimanfaatkan untuk pembuatan aplikasi bunga dari tali kur seperti gambar diatas. 

Pembuatannya pun cukup simpel dan mudah :

  1. Potong tali kur sama panjang kurang lebih ukuran 5 cm sebayak 5 potong
  2. Potong lagi tali kur sama panjang kurang lebih ukuran 3 cm sebanyak 5 potong
  3. Gabung potongan tali sesuai susunan bunga, potongan pendek ada didalam dengan dijahit pakai benang 
  4. Kombinasikan berbagai warna sesuai selera masing-masing
  5. Bagian tengah dikasih mutiara belah untuk menutup benang dengan di lem

Dan bunga dari tali kur inipun bisa aplikasikan sebagai perhiasan, baik untuk dijadikan bros langsung yang tinggal dipasang peniti bros atau dapat diaplikasikan di clutch pandan dan juga tempat tissu seperti yang saya lakukan dibawah ini. Dengan hiasan aplikasi bunga tali kur maka tempat tissu dan clucth pandan akan bertambah indah. Selamat mencoba dan semoga menyenangkan. 





Rabu, 10 Januari 2024

SOP KETRAMPILAN DASAR KEBIDANAN



Standar Operasional Proseuder ( SOP ) adalah dokumen yang berkaitan dengan prosedur yang dilakukan secara kronologis untuk menyelesaikan suatu pekerjaanyang bertujuan untuk memperoleh hasil kerja yang paling efektif dari para pekerja dengan biaya yang serendah-rendahnya. 

Setiap perusahaan bagaimanapun bentuk dan apapun jenisnya, membutuhkansebuah panduan untuk menjalankan tugas dan fungsi setiap elemen atau unit perusahaan. Standar Operasional Prosedur  (SOP) adalah sistem yang disusun untuk memudahkan, merapihkan dan menertibkan pekerjaan. Sistem ini berisi urutan proses melakukan pekerjaan dari awal sampai akhir

Sedangkan Kebidanan mencakup segala sesuatu yang berhubungan dengan bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada perempuan selama masa sebelum hamil, masa kehamilan, persalinan, pascapersalinan, masa nifas, bayi baru lahir, bayi, balita, dan anak prasekolah, termasuk kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana sesuai dengan tugas dan wewenangnya.

Dibawah ini adalah  contoh file SOP Ketrampilan Dasar Kebidanan dalam bentuk word yang dapat di edit. 

1. SOP Konseling

2. SOP Pengukuran Berat Badan

3. SOP Pengukuran Tinggi Badan

4. SOP Pemasangan Infus

5. SOP Pemasangan Kateter

6. SOP Pemeriksaan Nadi

7. SOP Pemeriksaan Respirasi

8. SOP Pengukuran Suhu Tubuh

9. SOP Pengukuran Tekanan Darah



Selasa, 09 Januari 2024

Shodaqohnya Seorang Wanita - Kisah Sahabat Nabi



Zainab Ats Tsaqafiyah RA adalah seorang wanita bangsawan yang kaya-raya, yang berasal dari kabilah Bani Tsaqif di Thaif. Ia menikah denganAbdullah bin Mas'ud, seorang sahabat Nabi SAW yang tadinya hanyalah seorang buruh penggembala kambing, tetapi Islam telah memuliakannya dengan kemampuannya di dalam Al Qur'an, bahkan Nabi SAW memuji bacaannya, tepat seperti ketika Al Qur'an diturunkan. Tentu saja Ibnu Mas’ud hanyalah dari kalangan biasa dan miskin, bahkan kondisi fisiknya ada kekurangan (cacat).


Walau dengan ‘derajad’ duniawiah yang begitu jauh berbeda, Zainab bersedia dinikahi Ibnu Mas’ud, karena ia menyadari kekayaan dan kebangsawanannya belum tentu bisa menjamin keselamatannya di akhirat kelak. Tetapi dengan menjadi istri dan pendamping seorang sahabat yang begitu dimuliakan Rasulullah SAW, ia yakin akan memperoleh ‘freepass’ masuk surga, asal dengan ikhlas mengabdi pada suaminya tersebut.

Suatu ketika Zainab mendengar Nabi SAW bersabda, "Wahai kaum wanita, bersedekahlah kamu sekalian, walaupun harus dengan perhiasanmu…!!"

Ketika tiba di rumah dan bertemu dengan suaminya, Abdullah bin Mas'ud, ia menceritakan sabda Nabi SAW tersebut dan berkata, "Sesungguhnya engkau adalah orang yang tidak mampu, tolong datang dan tanyakan kepada Nabi SAW, apa boleh aku bersedekah kepadamu, jika tidak boleh, aku akan memberikannya kepada orang lain…!!"

Tetapi Ibnu Mas'ud merasa tidak enak dan malu menanyakan hal tersebut kepada Nabi SAW, karena ia dalam posisi berhak tidaknya menerima sedekah dari istrinya sendiri. Apalagi ia mempunyai kedekatan khusus dengan beliau. Karena itu ia berkata kepada istrinya, "Kamu sendiri saja yang datang kepada beliau dan menanyakannya…!!"

Dengan perintah atau ijin suaminya tersebut, Zainab datang ke rumah Nabi SAW, ternyata di sana telah ada seorang wanita Anshar menunggu Nabi SAW hadir/datang untuk menanyakan hal yang sama dengan dirinya. Seperti telah memperoleh isyarat, Nabi SAW memerintahkan Bilal keluar menemui dua wanita tersebut, dan Zainab berkata, "Wahai Bilal, sampaikan kepada Rasulullah SAW, dua orang wanita menanyakan kepada kepada beliau, apa boleh kami memberikan shadaqah kami kepada suami dan anak-anak yatim yang kami asuh? Tetapi, tolong jangan dijelaskan siapa kami!!"

Bilal masuk kembali menemui beliau dan menyampaikan pertanyaan mereka berdua. Tetapi Nabi SAW justru menanyakan identitas mereka berdua sehingga Bilal tidak mungkin menyembunyikannya, ia berkata, "Seorang wanita Anshar dan Zainab, ya Rasulullah!!"

"Zainab yang mana?" Tanya Nabi SAW.

"Istri Abdullah bin Mas'ud…!!"

Nabi SAW bersabda, "Jika itu yang dilakukannya, kedua wanita tersebut akan mendapat dua macam pahala, pahala membantu kerabatnya, dan pahala shadaqah….!!" Bilal menyampaikan jawaban Nabi SAW, dan tentu saja Zainab beserta wanita Anshar tersebut sangat gembira. "Ijtihad" mereka tentang shadaqah ternyata dibenarkan beliau, bahkan memperoleh pahala berlipat.

ANTARA UJIAN DAN AZAB

Perbedaan antara ujian dan azab dalam Islam bisa dilihat dari beberapa aspek berikut: 1. Tujuan Ujian diberikan oleh Allah untuk m...