Jumat, 20 Februari 2026

ANTARA UJIAN DAN AZAB



Perbedaan antara ujian dan azab dalam Islam bisa dilihat dari beberapa aspek berikut:

1. Tujuan

  • Ujian diberikan oleh Allah untuk menguji keimanan dan kesabaran seorang hamba. Tujuannya adalah meningkatkan derajatnya, menghapus dosa, dan mendekatkannya kepada Allah.
  • Azab adalah hukuman dari Allah atas dosa dan kedurhakaan yang dilakukan oleh seseorang atau suatu kaum. Tujuannya adalah sebagai bentuk keadilan dan balasan atas perbuatan buruk mereka.

2. Respon yang Diinginkan

  • Ujian mengharapkan respon berupa kesabaran, ketakwaan, dan introspeksi agar semakin dekat dengan Allah.
  • Azab bisa menjadi peringatan agar manusia bertobat, tetapi jika seseorang tetap dalam kezaliman, azab akan menjadi hukuman yang menyakitkan.

3. Siapa yang Mengalaminya?

  • Ujian bisa menimpa siapa saja, termasuk orang-orang yang saleh. Contohnya adalah para nabi dan orang-orang beriman yang diuji dengan berbagai cobaan hidup.
  • Azab biasanya menimpa orang-orang yang ingkar, zalim, dan terus-menerus melakukan dosa tanpa mau bertobat.

4. Bentuk yang Diberikan

  • Ujian bisa berupa kesulitan (kemiskinan, sakit, kehilangan) atau bahkan berupa nikmat (harta, jabatan, kesehatan) untuk melihat bagaimana seseorang bersyukur dan bersabar.
  • Azab biasanya berupa penderitaan yang berat, baik di dunia (bencana alam, kehancuran suatu kaum) maupun di akhirat (siksa neraka).

5. Dalil Al-Qur’an

  • Ujian:

اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْٓا اَنْ يَّقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُوْنَ 

"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, 'Kami telah beriman,' dan mereka tidak diuji?"
(QS. Al-Ankabut: 2)

  • Azab:

وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرٰى حَتّٰى يَبْعَثَ فِيْٓ اُمِّهَا رَسُوْلًا يَّتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِنَاۚ وَمَا كُنَّا مُهْلِكِى الْقُرٰىٓ اِلَّا وَاَهْلُهَا ظٰلِمُوْنَ ۝٥٩

Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri, sebelum Dia mengutus seorang rasul di ibukotanya yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka. Tidak pernah (pula) Kami membinasakan (penduduk) negeri-negeri, kecuali penduduknya dalam keadaan zalim.  (QS. Al-Qasas: 59)

Kesimpulan

  • Jika seseorang mengalami kesulitan tetapi ia tetap sabar dan semakin dekat kepada Allah, itu adalah ujian.
  • Jika seseorang mendapatkan penderitaan akibat kedurhakaan dan tidak ada keberkahan di dalamnya, itu adalah azab.

Maka, jika kita ditimpa musibah, sebaiknya kita introspeksi diri, bertobat, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah. Semoga Allah menjadikan segala cobaan yang kita alami sebagai ujian yang mengangkat derajat, bukan azab yang menghancurkan. Aamiin.

ANTARA UJIAN DAN AZAB

Perbedaan antara ujian dan azab dalam Islam bisa dilihat dari beberapa aspek berikut: 1. Tujuan Ujian diberikan oleh Allah untuk m...